<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="773">
<titleInfo>
<title>JATIDIRI MANISIA BERDASARKAN FILSAFAT ORGANISME WHITEHEAD</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Hadi,DR.P.Hardono</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm></place>
<publisher>Penerbit Kanisius</publisher>
<dateIssued>2003</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>&quot;Tugas utama manusia&quot;, kata Sokrates, &quot; adalah mengembalakan jiwanya&quot;. Untuk itu manusia harus mengenal dirinya yang sejati atai jatidiri-nya. &quot;Siapakah aku?&quot; merupakan pertanyaan yang sangat kompleks dengan unsur-unsur dan taraf-tarafnyayang berbeda-beda. &quot;Aku&quot; di hadapan orangtua tidak sama dengan aku di hadapan tanaman kesayanganku, berbeda lagi di hadapan atasanku, juga berbeda di hadapan bawahanku, berbeda lagi dihadapan Tuhan. Semakin tidak mudah, bila &quot;aku&quot; itu dipertimbangkan didalam perkembangan waktunya. Lalu iapakah &quot;aku&quot; ini?
Buku ini membantu pembaca untuk menemukan jawaban atas pertanyaan diatas. Yang jelas jatidiri merupakan satu kenyataan yang bisa dipandang dari tiga sisi: kepribadan, kalu dilihat sebagai satu kesatuan skala nilai pada setiap saatnya; keunikan individual kalau dilihat dari hubungannya dengan berbagai lingkungan; dan indentitas diri kalau dilihat kesatuannya dari waktu ke waktu. Pengertian jatidiri juga berkaitan dengan konsep kebebasan, pengetahuan, dan kematian. Uraian lebih mendalam dan lengkap bisa dinikmati didalam buku ini.</note>
<classification>Etika (Filsafat Moral)</classification><identifier type="isbn">9794976741</identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SATUNAMA YAYASAN SATUNAMA YOGYAKARTA</physicalLocation>
<shelfLocator>170.HAD.ja.2003</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">170.HAD.ja.2003</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>170.HAD.ja.2003</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>773</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-07-11 11:19:11</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-07-12 09:35:38</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>